Kenali Bahaya Sinar UV - Perawatan kulit dan dokter kulit di area Tropis - My Sun Care
kulit tropis
Ayu Fitriana

Kenali Bahaya Sinar UV

kenali-bahaya-sinar-uv

Tahukah anda bahwa sinar matahari, yang biasanya disebut disebut sinar Ultraviolet (UV), terdiri dari 3 spektrum? Ada sinar UV-A, UV-B, dan UV-C. Ketiganya memiliki panjang gelombang yang berbeda. Sinar UV C lah yang paling pendek gelombangnya sekaligus menjadi yang paling berbahaya diantara ketiganya. Karena semakin pendek gelombangnya maka semakin kuat juga daya perusaknya dan makin berbahaya bagi kulit.

Sinar UV C sebenarnya masih bisa ditahan oleh ozon sehingga tidak menembus sampai ke bumi. Sementara sinar UV A dan UV B lah yang tak dapat tertangkap oleh atmosfer. Maka sinar UV A dan UV B lah yang paling sering diantisipasi oleh banyak orang, karena keduanya merupakan paparan sinar matahari langsung yang bisa mengakibatkan kanker pada kulit.

Perusak Nomer Satu

Sinar UV juga menjadi penyebab nomor satu pada kasus kerusakan estetis di Indonesia. Bagi sinar UV A dan UV B keduanya bisa saja masuk ke dalam lapisan epidermis kulit. Kedua sinar UV inilah yang kemudian harus kita waspadai karena tak baik bagi kesehatan kulit kita. Sinar UV yang langsung kena ke kulit lama kelamaan aka nmenimbulkan flek- flek hitam.

Perlindungan Sejak Dini

Untuk menghindari terjadinya kerusakan kulit akibat sinar UV, sebaiknya kita mulai melakukan perlindungan sejak dini kepada kulit. Perlindungan yang intensif dapat meminimalisir efek- efek bahaya yang terjadi pada kulit kita akibat radiasi sinar UV. Sinar UV A dan UV B sebenarnya masih bisa kita hindari dengan menggunakan sunblock untuk bisa melindungi kulit dari efek kerusakan estetis yang lebih jauh.



Kata Kunci terkait:

  • bahaya sinar ultraviolet
  • bahaya uv
  • sinar ultraviolet a b
  • radiasi ultraviolet a b
  • panjang gelombang uv a b dan c
  • kasus radiasi sinar uv
  • gambar sinar ultraviolet
  • efek uv a b dan uv c
  • bahaya UV C
  • sinar uv a b dan c
Related Articles
Tentang Penulis
Ayu Fitriana
Back to Top